LEMBAGA PEMANTAU PENYELENGGARA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

20 Maret 2010

TAK WAJAR

PLT BUPATI KABUPATEN ANAMBAS PAKAI MOBIL DINAS 3 UNIT DIDAERAH YANG BERBEDA

Mobil Dinas Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas yang dibeli dengan Dana APBD Anambas Tahun 2009 yang berjumlah 3 (tiga ) unit senilai 1,8 M, sungguh pantastik, sementara masyarakat anambas kekurangan beras dan minyak tanah, sedangkan tuan Bupatin Plt (pelaksanaan tugas ) akan menggunakan kendaraan dinas jenis Innova tahun 2009, dengan harga 240 Jt yang ditempatkan di Tarempa, pusat pemerintahan anambas, sementara Camry tahun 2009 dengan harga 600 Jt ditempatkan diTanjung Pinang, dan jenis Harier cukup mengejutkan ditempatkan di Jakarta, sungguh tidak memiliki hati nurani.
Padahal Mobil Dinas Perdana Menteri Malaysia merek proton saga hanya seharga Rp 360.Jt, sementara Perdana Menteri Jepang, Negara yang kaya di Asia dengan harga 480 Jt
Dewan Pimpinan Pusat LSM Fortaran ( Forum Masyarakat Pemantau APBD & APBN ), akan segera melaporkan kepada penegak, dikarenakan adanya indikasi murkup, pada pembelian kendaraan dinas tersebut diatas, untuk Ketua Umum LSM Fortaran H. Tamar Johan, S.Sos dan Penasehat Hukum Fortaran, sekaligus pejuang Kabupaten Kepulauan Anambas (BP2KA), Fadhil Hasan, SH akan berupaya, melaporkan, indikasi dimaksud, kejajaran penegak Hukum dan bahkan akan dilaporkan langsung ke Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) RI dijakarta dalam waktu dekat.
Fadhil Hasan, SH merasa sedih melihat kondisi yang terjadi saat ini, apakah perjuangan KKA ini hanya untuk segelintir orang, atau mungkin mereka lupa, bahwasanya pemekaran Anambas ini untuk mensejahteraan masyarakat.

Pihak LSM menghimbau kepada petinggi pejuang BP2KA, Bapak Frop.DR. Mohd Zen, Bapak Wan Sarros, agar bersama-sama LSM Fortaran, untuk menuntaskan kasus indikasi murkap, pada pembelian mobil Dinas 1.8 M pada penegak hukum.
(berita tanggal 6 /01/2010.dari Jakarta)
Diposkan oleh LSM FORTARAN di 02:37

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar